Bantu Perjuanagn Guru Ngaji Yang Menjadi Buruh Pasar!..

Dana Terkumpul
Rp 200.000
dari target Rp. 600.000.000
0.03% Tercapai
Sisa Waktu 20 hari

“Nak,  Itu istrimu sebentar lagi mau lahiran, Jangan ngaji mulu.

 

Ayo cari kerja!  Kumpulin uang buat persiapan”

 

Ustadz Syamsul Hidir hanya menunduk dan mendengarkan nasehat dari Ibunya.

 

Beliau sempat menolak tawaran kerja dari BMT dikarenakan waktu kerja yang bebarengan dengan jam mengajar, sebenarnya bukan tidak mau bekerja,  hanya saja belum bisa meninggalkan 265 santri yang menunggunya untuk belajar dan menghafal Alquran.

Di tengah kesulitan hidup yang beliau alami, tidak menyurutkan niat mulianya untuk mengajar di 4 lokasi di daerah Batuyang, Lombok Timur tanpa mengharap imbalan dunia. Beliau yakin bahwa Allah takan menyia-nyiakan seorang Hamba yang berjuang di Jalan Nya.

Namun, dirumah mungilnya ada seorang istri yang sedang mengandung anak pertamanya dan memerlukan biaya melahirkan, bahkan untuk biaya hidup saja beliau sering menerima bantuan dari keluarga dan juga wali santri berupa beras ataupun sayuran. beliau sadar perjalanan dakwah tidak selalu mudah, namun ujian karna Pandemi  terasa lebih mencekik dari biasanya, akhirnya beliau memutuskan mencari kerja serabutan sebagai tukang ojek, membantu istri mengikat bawang milik tetangga dan juga menjadi buruh Pasar untuk supply barang-barang di Kantin Pondok beliau mengajar.

bukan hanya untuk Ustadz Syamsul Hidir, tapi banyak Guru Ngaji yang mengalami nasib serupa.

Untuk itu, mari bantu perjuangan kami untuk memuliakan hidup mereka, semoga setiap huruf yang diajarkan akan mengalir pahala yang sama bagi para dermawan.

 

Klik tombol DONASI. Mari #wariskankebaikan

Belum ada kabar baru
Riwayat Donasi (2 Donatur)
Loading...
Dana Terkumpul
Rp 200.000
dari target Rp. 600.000.000
Riwayat Donasi (2 Donatur)
Loading...
Lihat Semua   ->